Perkuat Kinerja dan Disiplin Institusi, Mahkamah Syar’iyah Lhokseumawe Gelar Rapat Umum Pembinaan dan Evaluasi

Lhokseumawe — Mahkamah Syar’iyah Lhokseumawe menggelar Rapat Umum Evaluasi dan Pembinaan Bulanan sebagai langkah strategis dalam memperkuat tata kelola kelembagaan dan peningkatan mutu pelayanan publik pada Kamis (23/09). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Aula Mahkamah Syar’iyah Lhokseumawe tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Mahkamah Syar’iyah Lhokseumawe, Ibu Dr. Ervy Sukmarwati, S.H.I., M.H., dengan didampingi Panitera, Bapak Fauzi, S.Ag., serta Sekretaris, Bapak Yarvis Luthfi, S.H. Pertemuan dinas ini dihadiri oleh jajaran Hakim, Pejabat Struktural dan Fungsional, serta seluruh staf di lingkungan Mahkamah Syar’iyah Lhokseumawe.
Membuka agenda rapat, Sekretaris Mahkamah Syar’iyah Lhokseumawe memaparkan capaian kearsipan teknis, progres regulasi internal, hingga daya serap anggaran satuan kerja. Pembahasan mencakup penyelesaian proses lelang pengadaan barang dan jasa serta penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ditargetkan selesai secara menyeluruh dalam beberapa hari mendatang. Selain itu, dilaporkan pula realisasi DIPA 01 yang telah mendekati angka 80 persen dan DIPA 04 yang menembus 90 persen, di samping penanganan teknis terkait rencana renovasi Ruang Sidang Jinayat demi menunjang kelancaran proses persidangan.

Melanjutkan agenda pembinaan, Ketua Mahkamah Syar’iyah Lhokseumawe memberikan arahan mendalam mengenai pentingnya penegakan disiplin organisasi dan konsistensi seluruh aparatur. Penekanan diberikan pada kepatuhan jam kehadiran rapat serta kedisiplinan berpakaian dinas yang wajib memedomani regulasi Mahkamah Agung Republik Indonesia. Guna memantau dinamika kerja secara berkala, kepemimpinan satuan kerja menetapkan pelaksanaan rapat koordinasi rutin di setiap lini per bidang yang akan diselenggarakan secara konsisten pada tiap bulannya.
Pada aspek penyelesaian perkara, arahan berfokus pada akselerasi performa Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) melalui optimalisasi prinsip One Day One Publish. Seluruh jajaran terkait diinstruksikan untuk mempercepat proses pengunggahan dokumen persidangan, mulai dari relaas, berita acara, pemberitahuan putusan, hingga kelengkapan data saksi. Menutup pembinaan tersebut, ditegaskan pula pentingnya peningkatan kepatuhan validasi data perkara serta penguatan koordinasi lintas sektor guna memastikan transparansi dan akuntabilitas kinerja peradilan.