Mahkamah Syar’iyah Lhokseumawe Ikuti Seminar Nasional Pemenuhan Hak Anak Dan Mantan Istri Pasca Perceraian Secara Daring

Mahkamah Syar’iyah Lhokseumawe Ikuti Seminar Nasional Pemenuhan Hak Anak Dan Mantan Istri Pasca Perceraian Secara Daring

Lhokseumawe — Mahkamah Syar’iyah Lhokseumawe secara aktif mengikuti kegiatan Seminar Nasional bertajuk “Pemenuhan Hak Anak dan Mantan Istri Pasca Perceraian: Dari Putusan Peradilan ke Pemenuhan Hak Secara Efektif” yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting dari Ruang Media Center MS Lhokseumawe. Keikutsertaan ini merupakan bentuk komitmen institusi peradilan dalam mendukung optimalisasi penegakan hukum keluarga yang berkeadilan di Provinsi Aceh.

Pelaksanaan seminar nasional ini diinisiasi oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPA) Aceh dengan mendapat dukungan penuh dari Australia-Indonesia Partnership For Justice tahap 3 (AIPJ3). Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Mahkamah Syar’iyah Lhokseumawe, Ibu Dr. Ervy Sukmarwati, S.H.I., M.H., bersama jajaran pimpinan Mahkamah Syar’iyah dari berbagai kabupaten/kota di seluruh Aceh guna menyatukan visi dan langkah strategis ke depan.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memastikan bahwa setiap putusan peradilan yang telah berkekuatan hukum tetap tidak hanya berhenti pada pembacaan vonis, tetapi benar-benar diimplementasikan secara nyata. Berdasarkan data statistik yang ada, permasalahan pascaperceraian kerap menimbulkan tantangan sosial-ekonomi yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan serta kelangsungan tumbuh kembang anak dan mantan istri.

Melalui forum ilmiah ini, diharapkan terbangun koordinasi serta sinergi lintas sektoral yang semakin solid antara lembaga peradilan, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan terkait. Sinergi tersebut krusial untuk merumuskan kebijakan yang efektif, memperkuat pengawasan administrasi, serta memberikan perlindungan hukum yang berkelanjutan bagi perempuan dan anak sebagai kelompok rentan pascaperceraian.

Tags: No tags

Comments are closed.