MS Lhokseumawe Gelar Briefing Pagi Bagi Petugas PTSP dan Tenaga Outsourcing

MS Lhokseumawe Gelar Briefing Pagi Bagi Petugas PTSP dan Tenaga Outsourcing

Lhokseumawe – Dalam upaya berkesinambungan untuk menjaga mutu layanan dan meningkatkan kepuasan masyarakat pencari keadilan, Mahkamah Syar’iyah Lhokseumawe kembali menyelenggarakan kegiatan briefing pagi rutin bagi seluruh petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) serta tenaga outsourcing pada Senin (03/08). Agenda yang berlangsung di area pelayanan utama ini berfokus pada evaluasi kinerja harian, penguatan integritas, serta peningkatan efektivitas komunikasi antarpetugas garda terdepan.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Hakim Mahkamah Syar’iyah Lhokseumawe, Bapak Drs. Zulfar, dengan didampingi oleh Kepala Subbagian Umum dan Keuangan, Ibu Hafni, S.Ag. Kehadiran jajaran pimpinan dan pimpinan struktural dalam briefing ini menegaskan komitmen lembaga dalam mengawal secara langsung pembinaan mental dan profesionalisme para personel yang berinteraksi langsung dengan publik setiap harinya.

Dalam amanatnya, Bapak Drs. Zulfar menggarisbawahi pentingnya kewaspadaan dan ketelitian tinggi guna meminimalisir sekecil apa pun potensi kesalahan dalam proses administrasi maupun penyampaian informasi kepada masyarakat. Beliau menyampaikan arahan yang bersifat humanis namun tetap tegas, mengimbau agar setiap dinamika kendala pekerjaan dijadikan sebagai bahan evaluasi konstruktif alih-alih beban psikologis yang berkepanjangan.

“Secara kodrat, manusia memang tidak luput dari kekeliruan. Namun, hal terpenting adalah jangan sampai kesalahan tersebut terus membebani pikiran hingga berdampak negatif dan mengganggu efektivitas kegiatan pelayanan lainnya. Kita harus senantiasa berupaya maksimal untuk meminimalisir kesalahan serta terus belajar meningkatkan kualitas diri demi menghadirkan pelayanan terbaik,” tegas Bapak Drs. Zulfar di hadapan para peserta briefing.

Melalui pengarahan berkala ini, Mahkamah Syar’iyah Lhokseumawe berharap seluruh elemen petugas layanan dapat terus mempertahankan performa kerja yang berorientasi pada standar pelayanan prima (service excellence). Langkah strategis ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen MS Lhokseumawe dalam mendukung pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Tags: No tags

Comments are closed.