Sinergi Perkuat Perekonomian Daerah, Mahkamah Syar’iyah Lhokseumawe Hadiri Pembukaan Festival Meurah Silu 2026

Lhokseumawe — Mahkamah Syar’iyah Lhokseumawe kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan sinergi antarinstansi melalui pemenuhan undangan resmi dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe. Kehadiran tersebut bertepatan dengan momentum pembukaan (Opening Ceremony) perhelatan tahunan Festival Meurah Silu (FMS) yang mengusung tema “Merajut Kolaborasi, Bangkit Bersama, Meningkatkan Perekonomian Daerah” pada Sabtu (31/10). Agenda strategis ini dirancang sebagai wadah kolaboratif lintas sektoral dalam memacu percepatan pertumbuhan ekonomi regional serta mempromosikan kekayaan seni dan budaya lokal secara berkelanjutan.
Pada kesempatan tersebut, Mahkamah Syar’iyah Lhokseumawe secara resmi diwakili oleh Pejabat Analis Pengelolaan Keuangan APBN Ahli Muda, Bapak Abdul Muthallib, A.Md., S.H., M.H. Kehadiran perwakilan instansi di Harun Convention Center, Kota Lhokseumawe, menjadi wujud partisipasi aktif lembaga peradilan syariah dalam menyelaraskan langkah bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta para pemangku kepentingan daerah lainnya demi mewujudkan stabilitas dan kesejahteraan masyarakat.
Rangkaian acara pembukaan diawali secara khidmat dengan Opening Ceremony yang dilanjutkan dengan gelaran busana Aceh Modest Fashion Competition binaan Dekranasda. Pergelaran tersebut menampilkan ragam karya kreatif bernuansa etnik Aceh yang dibawakan oleh para peserta dari 10 kabupaten/kota, sekaligus memperitegas potensi sektor ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal yang menjadi salah satu pilar penopang perekonomian daerah.
Partisipasi Mahkamah Syar’iyah Lhokseumawe dalam ajang ini tidak hanya mempererat jalinan silaturahmi antarlembaga, tetapi juga mencerminkan peran kelembagaan yang responsif terhadap dinamika pembangunan ekonomi dan sosial masyarakat di wilayah hukum Kota Lhokseumawe. Melalui sinergi yang terus terjalin harmonis bersama Bank Indonesia dan pemerintah daerah, diharapkan berbagai program penguatan ekonomi berbasis kemitraan ini dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi kemajuan daerah.