Mahkamah Syar’iyah Lhokseumawe Gelar Apel Pagi, Ketua Tekankan Persiapan Penilaian Triwulan IV dan Pengawasan Bidang

Lhokseumawe – Mahkamah Syar’iyah Lhokseumawe kembali melaksanakan kegiatan apel pagi rutin dalam rangka memelihara kedisiplinan serta menyelaraskan persepsi pelaksanaan tugas pokok dan fungsi aparatur pengadilan pada Senin (19/10). Kegiatan yang berlangsung di halaman utama kantor MS Lhokseumawe tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Mahkamah Syar’iyah Lhokseumawe, Ibu Dr. Ervy Sukmarwati, S.H.I., M.H., serta diikuti oleh jajaran Hakim, Pejabat Struktural dan Fungsional, seluruh staf pegawai, hingga para mahasiswa/i praktikum dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe.
Mengawali pembinaannya, Pembina Apel menegaskan pentingnya komitmen seluruh elemen internal dalam mengimplementasikan poin-poin kesepakatan yang telah dirumuskan pada rapat umum sebelumnya. Setiap unit kerja diminta untuk bergerak cepat melakukan tindak lanjut serta mengidentifikasi berbagai kendala teknis maupun administratif di lapangan agar solusi dapat segera dirumuskan secara bersama. Langkah akselerasi ini dinilai sangat krusial guna memastikan bahwa operasional kelembagaan dan kualitas pelayanan keadilan bagi masyarakat tetap berjalan secara optimal tanpa hambatan yang berarti.

Memasuki pertengahan bulan Oktober, arahan dilanjutkan dengan penekanan pada kesiapan menghadapi agenda evaluasi kinerja instansi. Pimpinan meminta seluruh penanggung jawab program kerja untuk mendokumentasikan serta melengkapi segenap instrumen administratif yang dibutuhkan guna mendongkrak capaian nilai dan peringkat satuan kerja pada Penilaian Triwulan IV. Sejalan dengan fokus tersebut, para Hakim Pengawas Bidang (Hawasbid) diinstruksikan untuk segera menggiatkan fungsi pengawasan berkala sesuai dengan area kewenangannya masing-masing, guna menjamin kepatuhan prosedur sekaligus menyokong pemenuhan kelengkapan penilaian triwulanan.
Di samping penguatan tata kelola internal dan pengawasan, apel pagi ini juga menyoroti pemeliharaan sarana pelayanan publik. Tenaga kerja outsourcing diarahkan untuk mengintensifkan kontrol kebersihan ruang pelayanan secara berkala setiap satu hingga dua jam sekali demi menjaga kenyamanan masyarakat pencari keadilan. Rangkaian apel kemudian ditutup dengan seremoni pelepasan mahasiswa/i magang UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe seiring beroperasinya proses penjemputan resmi oleh pihak kampus. Pimpinan beserta keluarga besar MS Lhokseumawe menyampaikan apresiasi atas dedikasi para mahasiswa selama menimba ilmu praktis di lingkungan peradilan.