Mahkamah Syar’iyah Lhokseumawe Raih Peringkat III Nilai IPA Se-Aceh Triwulan I Tahun 2026

Lhokseumawe – Mahkamah Syar’iyah Lhokseumawe kembali mempertegas komitmennya dalam mewujudkan tata kelola kesekretariatan yang akuntabel dan transparan. Komitmen ini membuahkan hasil nyata dengan diraihnya Peringkat III dalam kategori Nilai Indikator Pengelolaan Aset (IPA) Mahkamah Syar’iyah Terbaik se-Provinsi Aceh untuk periode Triwulan I Tahun 2026. Pencapaian ini tertuang dalam Sertifikat Penghargaan Nomor: 567/KMSP.W1-A/KP5.8/IV/2026 yang ditandatangani oleh Ketua Mahkamah Syar’iyah Aceh, YM Dr. H. Zulkifli Yus, M.H., pada tanggal 13 April 2026.
Dalam penilaian yang dilakukan secara berkala tersebut, Mahkamah Syar’iyah Lhokseumawe berhasil mengumpulkan nilai sebesar 2,50. Capaian ini memosisikan lembaga sebagai salah satu yang terbaik dalam pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) di wilayah hukum Mahkamah Syar’iyah Aceh. Indikator Nilai IPA sendiri merupakan instrumen krusial untuk mengukur tingkat kepatuhan, validitas data, serta ketepatan waktu dalam pelaporan aset negara yang menjadi tanggung jawab satuan kerja.
Keberhasilan di bidang kesekretariatan ini merupakan buah dari kinerja sistematis yang dijalankan oleh Ibu Fatimah, S.E., selaku Penata Layanan Operasional yang juga mengemban tanggung jawab sebagai operator BMN. Melalui pengawasan yang ketat dan pengelolaan basis data yang mutakhir, setiap elemen kekayaan negara dapat terdokumentasi dengan presisi. Dedikasi tersebut memastikan bahwa seluruh sarana dan prasarana pendukung operasional kantor berada dalam kondisi administrasi yang tertib, sehingga mendukung terciptanya lingkungan kerja yang efisien.
Secara filosofis, prestasi ini mengandung makna mendalam mengenai integritas dalam menjaga amanah negara. Pengelolaan aset bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan sebuah bentuk pertanggungjawaban moral atas setiap rupiah dana publik yang dikonversi menjadi sarana kerja. Ketertiban administrasi aset merupakan cermin dari transparansi institusi; bahwa di balik setiap pelayanan hukum yang diberikan kepada masyarakat, terdapat fondasi manajerial yang kuat dan terjaga. Raihan ini diharapkan menjadi katalisator bagi seluruh aparatur Mahkamah Syar’iyah Lhokseumawe untuk terus meningkatkan standar profesionalisme demi menjaga marwah lembaga di masa mendatang.

.